← Kembali ke Program Studi

Program Studi Profesi Dokter Gigi

S.KG
Akreditasi: A
🎓

Latar Belakang dan Transformasi Institusi  

Program Studi Profesi Dokter Gigi Universitas Mulawarman resmi didirikan pada tahun 2016 berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 501/KPT/I/2016. Sejak awal, program studi ini berada di bawah Fakultas Kedokteran dengan fokus pada penyelenggaraan pendidikan dokter gigi yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut dibuktikan dengan diraihnya akreditasi “Baik Sekali” pada tahun 2022 dari LAM-PTKes.

Seiring perkembangan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas tata kelola, pada April 2025 program studi ini resmi bertransformasi ke bawah naungan Fakultas Kedokteran Gigi. Transformasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Universitas Mulawarman dalam mencetak dokter gigi profesional yang unggul, kompetitif, dan berwawasan nasional maupun internasional.


Profil Lulusan

Lulusan Program Studi Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mulawarman dibentuk untuk menjadi dokter gigi yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki karakter unggul yang sesuai Standar Kompetensi Dokter Gigi Indonesia, yaitu:

Domain 1 Profesionalisme:

Mampu melakukan praktek di bidang kedokteran gigi dan mulut sesuai dengan keahlian tanggung jawab, kesejawatan, etika dan hukum yang relevan.

Domain 2 Penguasaan Ilmu Pengetahuan Kedokteran dan Kedokteran Gigi:

mampu memahami ilmu kedokteran dasar dan klinik,kedokteran gigi dasar dan kedok- teran gigi klinik yang relevan sebagai dasar profesionalisme serta pengembangan ilmu kedokteran gigi.

Domain 3 Pemeriksaan Fisik secara Umum dan Sistem Stomatognatik:

mampu memeriksa, mendiagnosis dan menyusun rencana perawatan untuk mencapai kesehatan gigi dan mulut yang prima melalui tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

Domain 4 Pemulihan Fungsi Sistem Stomatognatik:

Mampu melakukan tindakan pemulihan fungsi sistem stomatognatik melalui penata- laksanaan klinik.

Domain 5 Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat:

Mampu menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat menuju kesehatan gigi dan mulut yang prima.

Domain 6 Manajemen Praktek Kedokteran Gigi:

Mampu menerapkan fungsi manajemen dalam menjalankan praktek kedokteran gigi.


Tujuan

Berdasarkan Misi dan Standar Kompetensi Dokter Gigi Indonesia, maka Program Studi Profesi Dokter Gigi memiliki tujuan untuk menghasilkan dokter gigi yang memiliki :

  1. Menghasilkan lulusan dokter gigi profesional yang berkualitas, kompetitif, berdedikasi, bermoral, bertanggung jawab, dan mandiri sesuai standar Kompetensi Dokter Gigi Indonesia serta mampu bersaing di tingkat nasional.
  2. Menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas meliputi riset dan atau produk dalam bidang kedokteran gigi dengan memanfaatkan kekayaan alam hutan tropika lembab dan lingkungannya.
  3. Terlaksananya pengabdian kepada masyarakat berupa pelayanan paripurna dibidang kedokteran gigi.  


Struktur Kurikulum

Pelaksanaan kurikulum pada Program Studi Profesi Dokter Gigi dirancang dengan sistem Klinik Terintegrasi. Mahasiswa profesi (Dokter Gigi Muda/Koas) menempuh pendidikan di tiga pilar utama pelayanan kesehatan untuk mendapatkan paparan kasus yang komprehensif.

1. Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unmul: Pusat Pendidikan Utama

RSGM Unmul berfungsi sebagai Main Teaching Hospital (Rumah Sakit Pendidikan Utama). Di sinilah mahasiswa profesi menghabiskan sebagian besar masa pendidikannya untuk mencapai kompetensi klinis dasar hingga lanjutan.

  • Fokus Pendidikan: Penanganan kasus spesialistik dan komprehensif di bidang Konservasi Gigi, Periodonsia, Prostodonsia, Kedokteran Gigi Anak, Ortodonsia, Penyakit Mulut dan Bedah Mulut kasus minor
  • Output: Penguasaan prosedur klinis kompleks, kemampuan menyusun Comprehensive Treatment Plan, dan penerapan protocol Universal Precaution dan manajemen limbah medis sesuai standar sehingga memastikan setiap tindakan klinis yang dilakukan mahasiswa profesi dokter gigi memenuhi kriteria Zero Malpractice

2. RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS): Rumah Sakit Jejaring

Kerjasama strategis dengan RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) sebagai rumah sakit pendidikan rujukan tertinggi di Kalimantan Timur memberikan pengalaman klinis tingkat lanjut bagi mahasiswa.

  • Fokus Pendidikan: Mahasiswa terlibat dalam stase Bedah Mulut dan Maksilofasial dan Penyakit Mulut tingkat lanjut, dan kolaborasi interprofesi dengan tenaga medis lainnya (IGD dan Kamar Operasi).
  • Output: Memberikan pemahaman mendalam mengenai tata laksana kegawatdaruratan medis di bidang kedokteran gigi dan penanganan pasien dengan kompromi medis sistemik.

3. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas): Integrasi Kesehatan Masyarakat

Sebagai bagian dari komitmen terhadap Visi Tropical Rainforest, mahasiswa diterjunkan ke Puskesmas-Puskesmas mitra di wilayah Samarinda.

  • Fokus Pendidikan: Menjalankan stase IKGM-P (Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Pencegahan). Mahasiswa belajar mengelola manajemen poli gigi, melakukan survei kesehatan masyarakat, serta melaksanakan program promotif-preventif secara langsung ke lapangan.
  • Output: Mencetak lulusan yang peka terhadap isu kesehatan lokal, mampu melakukan edukasi kesehatan di lingkungan hutan tropis lembab, dan siap mengabdi di layanan kesehatan primer (FKTP).


Dengan integrasi ketiga wahana pendidikan ini, kurikulum program studi profesi dokter gigi memastikan setiap lulusannya memiliki keseimbangan kompetensi antara:

1. Ketajaman Klinis Spesialistik (di RSGM).

2. Kesiapan Penanganan Kasus Kompleks/Tersier (di RSUD AWS).

3. Kemampuan Manajerial dan Sosial Masyarakat (di Puskesmas).



VISI & MISI

Visi

Menjadi Program Studi Profesi Dokter Gigi yang unggul di tingkat nasional dan berwawasan international dibidang kedokteran gigi yang bertumpu pada sumber daya alam hutan tropika lembab (tropical reainforest) dan lingkungannya pada 2030.

Misi

Program Studi Profesi Dokter Gigi Universitas Mulawarman memiliki misi :

  1. Menyelenggarakan pendidikan kedokteran gigi yang berkualitas dengan berbasis riset hutan tropika lembap dan lingkungannya berbasis pada Standar Kompetensi Dokter Gigi Indonesia (SKDGI).
  2. Mengembangkan riset berkualitas, berdaya guna, dan berdaya saing yang berbasis pada sumber hutan tropika lembap dan lingkungannya.
  3. Mengembangkan kegiatan pengabdian pada masyarakat untuk meningkatkan taraf Kesehatan gigi dan mulut.